Di Bulan Mei 2025, saat Persib Klub Kebanggaan Kota Bandung memastikan back to back menjuarai liga 1 Indonesia, ogud Fevi merilis juga buku terbarunya dengan judul
The journey of a journalist
Ogud Fevi
Tiada Alasan untuk Pesimistis
Perang Ekonomi, Korupsi, dan Transformasi di Indonesia
Kata – kata ini menjadi arahan Journalists must be adept at researching and verifying information from various sources, including interviews, credible news websites, and social media.
Semakin memberanikan diri untuk membuat buku ini ujar Ogud Fevi.

SEBUAH tulisan ogud fevi pada media online Ter ngehits, Terkini – Tercepat dan Ter visualisasi kan
www.bostv-mediaindonesia.com
sesuai dengan sifatnya sebagai ragam tulisan yang menafsirkan suatu peristiwa atau masalah yang berkembang dalam masyarakat, tidak dapat menghindar dari kesesaatan. Oleh karenanya, penerbitan kumpulan tulisan ogud fevi dalam banyak hal lebih bernilai dokumentatif. Tetapi, kumpulan tulisan khas Beautiful Writting Ogud Fevi dalam buku ini yang berasal dari Tulisan Indah dan Tajam di www.bostv-mediaindonesia.com
tidak kehilangan kehangatan alias tetap memikat untuk dibaca. Mengapa? Karena, pertama, di sana-sini ia memberi landasan metodologi pada tulisannya, paling tidak pada bagian yang menyinggung masalah pen- dapatan nasional,perhitungan mengenai kemiskinan dan Mega Korupsi Ribuan Triliun apalagi bobrok nya akhlak pemimpin dengan menyewa lonte. Dan kedua, kumpulan Tulisan Ogud Fevi ini sarat dengan apa yang sering disebut policy proposal atau usulan kebijakan. Frasa “.
Judul nya
The journey of a journalist Ogud Fevi
Tiada Alasan untuk Pesimistis
Perang Ekonomi, Korupsi, dan Transformasi
pada judul buku ini salah satu nya adalah hasil diskusi dengan Kang Handi Hartawan juga penulis hebat
judul nya
” Parodi Hepengsiensi di negeri Konoha”
biasa dipanggil Prof. Tetapi, tentu saja frasa itu sekaligus dimaksudkan untuk menunjukkan bahwa 40 puluh an tulisan di dalamnya memang Wajah Negara Kita yang Tercinta Indonesia saat ini.
Panjang Terus Nafas Perjuangan
Cikole, Mei 2025







